Safitri Nurrohmaningrum
Safitri Nurrohmaningrum
Safitri Nurrohmaningrum lahir pada 12 September 1990. Saat ini, ia berdomisili di Jakarta dan aktif menulis di laman Kompasiana.

Meredam Bara

Manusia dilahirkan bersamaan dengan ego, seperti dengan kasih sayang, ego menjadi sisi lain manusia. Ketika ia merasa lapar, ego lebih dulu menguasainya, ia menyalak pada setiap kata yang terlempar, ia mengaduh pada setiap kesalahan yang tak disengaja.

Menyebutnya sebagai suatu hal yang manusiawi, memberikan pengampunan pada sebuah kesalahan lalu memberikan ruang pada dendam untuk kemudian membiarkannya menjadi tuan rumah di dalam sanubari. Sebesar itulah pengampunan manusia untuk diri sendiri, sementara amarahnya pada manusia lain akan ia biarkan tumbuh dan mengakar. Sekecil apapun amarah yang disimpan, sekecil apapun jarak yang dicipta, kelak ia akan membawa jarak beribu – […]


Es Krim

Sebuah gumaman karena hal kecil: es krim. Aku sudah tidak bisa menikmatinya lagi gara-gara perbuatan manusia.

Waktu aku kecil, aku selalu membayangkan bisa memakan es krim sebanyak yang aku mau. Bahkan aku ingin memiliki rumah yang terbuat dari es krim.  Aku menyukai es krim rasa coklat, apalagi kalau di dalamnya terdapat lelehan coklat. Aku tidak peduli dengan perkataan dokter gigi yang botak itu. Berpuluh-puluh kali ia mengatakan hal  yang sama, “Es […]


Previous page Next page