Posted by Rizkiana Sidqi

Tembang Semesta

Pagi ini, semesta membangunkanku lebih dulu sebelum mempersilakan ayam jantan mementaskan paduan suaranya Sujud dan bangunku terasa syahdu, seperti memeluk bumi dan segala...

Mendekap Ragu

Setiap kali aku ingin membagikan sesuatu, tulisan misalnya, aku senantiasa berpikir berulang kali Apakah ini baik untukku Apakah ini tidak akan menyakiti perasaan seseorang Apakah...

Air Mata Kota 3: Rundung

Kamu tahu, kali ini Kota masih sama seperti beberapa hari yang lalu Belum usai berperang, katanya Dari kejauhan, tampak aku lihat sedikit senyumannya lewat semburat senja yang...

Memilih Pulih

Saat ini lengang menjadi teman baik bagi sudut-sudut kota Ruang satu meter persegi yang biasa disesaki lebih dari tiga--lima manusia, kini hanya untuk satu Pun begitu aku Berusaha...

Air Mata Kota (2): Sintas

“Jangan datang dulu” “Bagaimana mungkin Aku khawatir denganmu!” “Kembalilah nanti, biarkan dulu rindu terpupuk merdu" “Tapi” “Jangan khawatir, ini yang...

Sinetronisasi Kenyataan

Menjadi yang paling menyedihkan di muka bumi ini, seolah menjanjikan kondisi sebaliknya Semakin banyak yang akan peduli, memberikan hati, hingga akhirnya terkumpul perlahan satu...

Air Mata Kota

Perkenalkan, ia Kota Tidak pernah mengeluarkan air mata, Dengan sepasang bibir yang tersenyum senantiasa, Seperti selalu bahagia, tidak ada duka, tidak pula lara Kota sudah...

Top