Fatya Maulidina
Fatya Maulidina

Bermonolog Dengan Kamu yang Aku

Kepada siapapun kamu yang menemukan aku, tolong beritahu bahwa lukaku akan luruh, kecewaku yang aduh takkan lagi gaduh, pikiranku kosong bukan sebab hati melompong, melainkan remah harap yang hampir tak tergotong, gosong dan beralibi di balik titah sombong.

Izinkan aku berbicara dengan diriku, barang satu menit saja atau bahkan kulebihkan, kepada siapapun kamu yang menemukan aku, tolong beritahu bahwa lukaku akan luruh, kecewaku yang aduh takkan lagi gaduh, pikiranku kosong bukan sebab hati melompong, melainkan remah harap yang hampir tak tergotong, gosong dan beralibi di balik titah sombong. Hanya butuh telinga sepasang untuk […]

Fatya Maulidina 2 Comments 1 min read Continue reading

Previous page Next page