Erin Nadia
Erin Nadia

Pekik Kalbu

Kemarin aku pun sangat sibuk. Membenam rindu yang membabi buta padamu. Menyapu air yang mengalir di pipi belahan jiwamu. Merelakan semesta yang tidak akan pernah memulangkanmu.

Pa, Kemarin aku bersembunyi dari isi kota. Sebab enggan melihat semua pemandangannya. Toko kue yang laris manis. Toko bunga yang diborong habis. Toko perbelanjaan yang ramai semarak. Toko perkakas ulang tahun yang penuh sesak. Pa, Kemarin semua anak terlihat sangat sibuk. Menyiapkan rencana kejutan terunik. Membeli hadiah-hadiah terbaik. Menulis kartu ucapan yang cantik. Mendekor seisi […]

Erin Nadia 0 Comments 1 min read Continue reading

Previous page Next page