Adam A. Abednego
Adam A. Abednego
The geek of all trades.

Mencukupi Hal yang Tidak Pernah Tercukupi

Ini yang menyebabkan kita selalu bertanya-tanya kepada kata dan rasa cukup. Mengapa kata dan rasa cukup diciptakan jika memang kita tidak akan pernah merasa cukup? Mengapa harus ada nilai cukup, jika yang terbaik adalah ia yang mendapatkan jauh lebih besar dari nilai rata-rata? Mengapa kita selalu merasa bahwa kita pantas diberi upah lebih, padahal mungkin yang sekarang sudah cukup?

“Jangan lupa atur tempat tujuanmu, supaya kau tahu kemana arahmu melaju.” Kata-kata tersebut selalu menjadi senjata terbaik untuk menceramahi orang-orang, supaya mereka memiliki tujuan, supaya mereka bekerja keras, supaya mereka memiliki arah kemana harus pergi dan supaya mereka tidak malas-malasan saja, tidak melulu menunggu rezeki dan mengeluh tentang segala hal yang terjadi dalam kehidupan. Beberapa […]

Adam A. Abednego 0 Comments 4 min read Continue reading

Memilih yang Paling Indonesia

Apa saja hal yang kamu perhitungkan jika keputusanmu memiliki dampak besar bagi banyak orang? Sebuah negara misalnya? Memilih dua manusia yang nantinya akan memimpin kita semua. Jalan mana yang akan kau pilih?

Dunia adalah sebuah pesta dengan ribuan panggung di dalamnya. Kita, punya kekuasaan penuh, untuk menjadi penonton atau peserta dari berbagai suguhan acara. Sayangnya kita kerap lupa bahwa kita adalah penentu arah dan akhir dari cerita yang bisa kita percaya. Kehidupan merupakan sekumpulan pilihan, pertanyaan-pertanyaan pada lembar ujian yang menawarkan jawaban-jawaban tidak pasti. Terkadang kita tidak […]

Adam A. Abednego One Comment 2 min read Continue reading

Hal Merindu

Sudah berapa kali kau menertawakan rindu, tanyaku.

Sudah berjam-jam kita bicara perihal tidak ada. Tak mungkin hujan turun jika tak suka tanah. Dia rela menjatuhkan diri dari tingginya harga diri ke dasar hati. Lalu kita sama-sama tak mengerti mengapa hujan saat itu berhenti. Sudah berapa kali kau menertawakan rindu, tanyaku. Kau sendiri malu pada pintu kamarmu, dia paham betul tentang gelisah yang […]

Adam A. Abednego 2 Comments 1 min read Continue reading

Perihal Waktu

Aku mencoba memelukmu, merengek bak anak kecil meminta permen kepada sang ibu.

Kemarin, aku menghadap masa depanmu, berharap mewarnai sedikit demi sedikit kertas putihmu, merangkul dingin tuturmu, berdoa agar aku mampu membuatmu tersipu, meski palsu. Disitu aku tak pernah mau pergi, merangkai bunga penuh kasih agar setidaknya tamanmu tak kembali layu. Aku tak pernah sanggup melihatmu menangis sendiri, walaupun dalam hati, sebab langit pernah bercerita padaku tentang […]

Adam A. Abednego One Comment 1 min read Continue reading

Tentang Cinta

Cinta adalah menentukan pilihan setiap harinya; untuk mencintai atau tidak mencintai. Sangat sederhana, bukan?

Cinta adalah serangkaian pilihan. Pada dasarnya kita akan mulai menyukai seseorang dari bentuk fisiknya- lalu kemudian kita mulai mengenal lebih dalam. Selera humor, hobi, prinsip, logika, dan sebagainya. Dari berbagai hal tersebut, kita sudah mulai memilih mana yang sekiranya tepat untuk kita cintai. Jika pilihan sudah ditentukan, cinta bisa memberikan sensasi luar biasa. Bagaimana kita […]

Adam A. Abednego 2 Comments 2 min read Continue reading

Menjadi Manusia

Kehidupan mungkin adalah sebaris pertanyaan yang diberikan secara lisan.

Kehidupan mungkin adalah sebaris pertanyaan yang diberikan secara lisan. Mereka tidak pernah mengajarkan dengan apa dan bagaimana cara menjawabnya. Kita hanya bisa mencoba dan menerka hingga berputus asa. Namun, banyak sekali hal-hal indah yang bisa dilakukan, menyerah adalah bukan salah satunya Cerita, cinta, realita dan cita-cita adalah beberapa bab yang bisa kita baca dalam buku […]

Adam A. Abednego One Comment 1 min read Continue reading

Previous page Next page