Barangkali Hidup

Setiap hari hidup berusaha mencari umpamanya yang indah.
Aku mengejar jawaban, seperti ombak yang takut memecahkan karang di pantai.
Hidup sendiri memanjang ke depan dan bayangan kehidupan tetap berada di
belakang lampu-lampu kota.

Konon, hidup adalah tentang mengapa aku hidup.
Tetapi aku membayangkan hidup seperti pekerjaan di kebun ayahku:
bahwa tanah harus basah, bahwa mata harus merah,
bahwa tubuh harus kalah, dan cinta harus menang.

Barangkali hidup dan kita hidup kini―
seumpama siang yang tetap gembira
dan malam yang tetap embara.

5 2 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Top