Monolog Aamin

Hai, Aku

terpaut lama kita tak saling memandang

terlebih berbagi beban dalam kepala

di sela waktu yang biasa saja

mari saling menilai

 

Sepandangan matamu tak cukup berbinar bagiku

kutau kau lelah

semoga keduanya memancarkan harapanmu agar disambut semesta

aamiin

 

Sesungging senyummu tak cukup membuktikan kau baja

kutau jiwamu repih

semoga senyummu bisa menguatkanmu

aamiin

 

tegak dudukmu tak cukup bisa menipu mataku

kutau percaya dirimu sering melesap hingga ke palung

semoga tegakmu menopang dirimu

aamiin

 

tak bisa kuubah dirimu lebih dari dirimu

tak bisa kuubah mereka sesuai harapanmu

tak bisa kuubah dunia jadi maumu

 

mari kuajak merayu Tuhan

dengan aamiin-nya manusia

kupercaya kau, Aku dikuatkan

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of
Top